Empat

 Langit itu tampak gelap di luar jendela rumah Kayla. Sepertinya tidak lama air hujan akan turun. Aleta, Freya, dan Kayla sedang diskusi untuk membuat cemilan apa yang enak. Freya pun membuka salah satu platfrom yang ada di handphonenya, yaitu instagram dan mencari akun resep masakan. Freya pun berhasil menemukan akun resep masakan, kemudian dia mescroll ke bawah pelan-pelan sambil menyampaikan apa yang dia lihat kepada Aleta dan Kayla.


"Gaes, gimana kalo kita bikin brownis aja. Kalian mau nggak?" Tanya Freya

Kayla pun menjawab pertanyaan dari Freya, "Boleh Frey, masalahnya brownis tuh bahan-bahannya banyak tahu dan belum tentu juga tuh bahan ada di rumah gue. Kita harus keluar dong?" 

"Iya dong, Kayla. Emang kalau bikinnya bukan brownies lo nggak akan keluar?." Ujar Freya dengan pelan

Kayla pun menyanggah perkataan Freya dengan sedikit ketawa, "Iya, kan kita bisa bikin waffle maybe, atau kita bikin kentang goreng, kan simpel tuh, cepat pula haha." 

Aleta menjawab dan memberikan saran kepada temannya, "Mending kita belanja aja di toko kue, atau kalian bisa pakai bahan-bahannya kamu semua, Kay." Kata 

"Tunggu, Al kan ini mau hujan liat deh tuh langitnya, gelapkan" seru Kayla

'Ada benernya juga apa kata Kayla." Suara Batin Freya

Pandangan Aleta kini tertuju pada jendela kamar Kayla dan berkata, "Iya juga ya," Aleta pun merubah arah pandangannya ke arah Kayla dan Freya sekarang dengan memberikan saran, "Gimana kalo kita cek ke dapur dulu ada bahan apa aja, kalo  di sana ada yang bisa kita buat mending kita pakai dulu aja yang kamu punya, kalo nggak ada ya kita keluar. Menurut kalian gimana?." Sambung Aleta.

Freya pun menyetujui saran dari Aleta, "Ide lo boleh juga tuh, Al. Kalo lo gimana, Kay.?" 

Begitupun dengan Kayla yang mengiyakan dengan menganggukan kepalanya dan mengajak temennya pergi ke dapur. "Gue juga setuju boleh sama saran lo Al, yauda yuk mending kita langsung ke dapur."
---
"Niel... Daniel..." seruan Mama Rita yang cukup kedengeran sampai kamar Daniel. Daniel yang merasa terpanggil ini langsung menaruh ponselnya di meja dekatnya dan kemudian beranjak dari tempat tidur. Dia pun keluar kamar dan menurunin anak tangga satu per satu dan memberikan jawaban yang terdengar seperti teriakan. 

"Iya Mah, Eh, mama sudah pulang" ujarnya dengan memberikan pertanyaan dan melangkah ke arah dapur.

Sesampai di dapur Daniel langsung meraih tangan kanan mamanya untuk dicium. Daniel memang membiasakan mencium tangan mama dan papanya saat pergi ke kantor dan pulang dari kantor. Mamah Rita pun memberi dan membiarkan tangannya dicium oleh anak semata wayangnya ini. 

Mama Rita mengiyakan pernyataan Daniel dengan menganggukkan kepala bahwa dirinya kini sudah pulang. Kemudian dia juga menanyakan pada Daniel mengenai bingkisan kue di meja itu pemberian dari siapa atau justru Daniel sendiri yang membelinya. "Niel, kue ini dari siapa?."

"Oh.. kue ini dikasih sama tante Maya, Ma. Tadi Freya yang nganterin ke sini" jawab Daniel sambil membuka bingkisan kue itu.

Aroma kue vanilanya mulai tercium di hidung Mama Rita dan Daniel. Harum. Mereka pun tak sabar untuk merasakan kue bikinan Maya. Maya adalah mamanya Freya dan sahabat Rita. Tentang memasak dia ahlinya. Mama Rita mengambil pisau di laci belakang dia berdiri sekarang. Kemudia beliau memotong kue yang berbentuk bulat itu menjadi dua bagian awal dan dibagi lagi menjadi dua belas bagian. Belum selesai dipotong Daniel pun mengambil potongan kue paling ujung dan dimakannya.

"Nyummy....nyummy....nyummy." Tidak ada komentar apa pun. Mama Rita mengartikan bahwa Daniel suka sama kue itu dilihat dari ekspresi saat dia mengunyah. Dia ditegur oleh mamanya, karena makan sambil berdiri. "Niel, kalo makan sambil duduk. Kalo makan sambil berdiri nanti kaya kuda loh ya haha."

Daniel sedikit tersenyum sembari menarik kursi untuk duduk. Mama Rita juga menarik kursi di samping itu. Kemudian mereka menikmati kue di meja makan. Hening. 'Tumben mama nggak foto nih kue terus diposting di IG Story. Biasanya kan cewek-cewek gitu ya.' Batin Daniel

"Mah, tumben ngga foto nih kue terus dijadiin Story IG atau WhatsApp gitu?" tanya Daniel sambil menunjuk potongan kue yang di atas meja. 

"Oh iya ya.. sebentar mama foto terus kirim ke tante Maya langsung aja." Rita pun mengambil handphone yang ada di samping gelasnya dan mengambil foto kue itu lalu dikirim ke Maya. "Makasih ya sayang sudah ngingetin mama, hampir saja mama lupa bilang makasih ke tante Maya." sambungnya. 

"Sama-sama, Ma. Ih bikin story di IG atau WhatsApp gitu, Ma, biar kaya selebgram gitu haha" Jawab Daniel yang disertai tertawaannya. Daniel memang suka memerhatikan story IG teman ceweknya yang bak selebgram-selebgram. Oleh sebab itu, dia menyuruh mamanya. 

Rita hanya menggelengkan kepala dengan memberikan senyuman pada Daniel. Batin Rita 'ada-ada saja Daniel ini'. Rita ini bisa dibilang mama gawl gitu. Rita juga punya akun instagram bahkan twitter, dll. Hanya saja Rita tidak aktif di Sosmednya, karena dia disibukkan oleh kerjaannya. Seperti sore ini dia baru pulang dari kantor, pulang untuk istirahat, yaitu: menjauhkan diri dari laptop dan HP, menggunakan waktu luangnya untuk fokus beribadah kepada Allah dan merefresh dirinya. Kali ini Rita mulai meninggalkan meja makan, sesudah merapikan dan menutup kue, Rita begegas ke kamar untuk mandi. 
---



Komentar